Selasa, 15 Desember 2015

Pemetaan Geofisika di Dataran Mataram


::. Pemetaan Geofisika dalam Rangka Pembangunan Berkelanjutan di Dataran Mataram .::

Dataran Mataram di Pulau Lombok adalah wilayah yang kaya akan potensi pertanian berkat tanah subur hasil erupsi Gunung Rinjani. Namun, daerah ini juga rentan terhadap bencana gempa bumi karena tersusun dari formasi aluvium yang terdiri dari sedimen lunak seperti pasir, kerikil, dan lempung. Pembangunan infrastruktur yang pesat, terutama perumahan, mengancam lahan pertanian dan potensi air tanah. Dalam konteks ini, pemetaan geofisika dengan berbagai metode sangat penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan mengelola risiko bencana.

Akhirnya untuk latihan, saya mencoba beberapa template yang selanjutnya dimodifikasi sesuai keperluan. Pada kesempatan ini saya mencoba merancang sebuah peta untuk menandai titik atau lokasi untuk survey seismik array di Kota Mataram. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pada tugas ini anda diminta untuk membuat resume tentang aplikasi fisika dalam kehidupan sehari-hari yang terkait dengan materi kuliah pada pertemuan hari Selasa, 23 September 2010 (cukup dengan memberi contoh dan menjelaskan teori dalam fisikanya. Ketentuan/panduan lengkapnya dapat diunduh pada link di samping
  2. Tugas Mandiri 1:
    Suhu dan Kalor/Panas; Kalor/Panas dan Energi Dalam; Kalor/Panas Jenis dan Kalorimeter; Kapasitas Kalor; Kalor/Panas Laten; Usaha dan Kalor/Panas dalam Proses Termodinamika; Hukum Pertama Termodinamika; Aplikasi Hukum Pertama Termodinamika; Mekanisme Transfer Energi
  3. Tugas Mandiri 2:
    Model Molekul Gas Ideal; Panas Jenis Molar Gas Ideal; Proses Adiabatik untuk Gas Ideal; Equipartisi Energi; Hukum Distribusi Boltzmann; Distribusi Laju Molekul / Lintasan Bebas Rata-rata (Mean Free Path)

Jika Anda tertarik mempelajari lebih mendalam mengenai program ini, Anda dapat mengunjungi laman sebagai berikut:


Berikut ini adalah peta sebaran titik pengukuran dengan metode Geofisika yang telah dilakukan


Keterangan Kode

Selain dengan program aplikasi Leaflet, kita juga dapat menggunakan program aplikasi Google Map yang sudah lebih dulu kita kenal.

Google maps is the oldest and easiest to use web mapping tool of the three. After you have set up a unique API key, putting the below map on your site is as simple as placing the following code into the header of you web page (see this page’s source to see what I mean).


0 komentar:

Posting Komentar